30 Pelaku Ekraf Berhasil Menjadi Finalis Bootcamp Nasional Deureuham 2019

Bekraf, Bandung – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan, Direktorat Akses Perbankan bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah mengadakan kegiatan Bootcamp Nasional Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition pada Selasa (27/8/2019) sampai Sabtu (31/8/2019) di Bandung Digital Valley (BDV), Bandung.

Dalam sambutannya, Direktur Akses Perbankan, Yuke Sri Rahayu mengatakan “melalui acara Deureuham ini, link para peserta untuk mengikuti ajang internasional dalam berkompetisi akan terbuka, jadi saran saya setelah mengikuti Deureuham ini kalian harus memulai membuat media sosial, website dan sebagainya dalam berbahasa inggris.”

Bootcamp Nasional Deureuham 2019 adalah rangkaian kegiatan Deureuham 2019 berupa peningkatan kapasitas bisnis untuk 30 finalis yang sebelumnya lolos penjurian regional Deureuham 2019. Tujuan dari pelaksanaan bootcamp nasional Deureuham 2019 adalah memberikan peningkatan kapasitas bisnis bagi 30 peserta bootcamp nasional Deureuham 2019, mengetahui karakteristik bisnis dari 30 peserta bootcamp nasional Deureuham 2019, dan mendapatkan permodalan dari BNI Syariah untuk mengembangkan usaha.

30 Finalis yang terpilih ini terdiri dari 20 Peserta Utama dan 10 Peserta Wild Card. Peserta Wild Card adalah peserta yang nilai dan potensi bisnisnya sama dengan peserta utama, tetapi dikarenakan jatah peserta utama hanya 4, sehingga dewan juri memberikan kuota tambahan sebanyak 2 peserta.

30 finalis yang berhasil lolos untuk mengikuti bootcamp nasional adalah TXTURE, Kanung Bakery Bogor, Hey Jong, Cerebrum, Studio Dapur, PALA Nusantara dari Bandung; Pukis Badran, Social Kreatif, Fox and Bunny, Lactashare, OPA – Order Pake Aplikasi, Gouni goods dari Jogjakarta; SAKOMBU, Katuju Indonesia, Frame Lite, MOWIEE, KEPUL, Rendang Mizaki dari Padang; De pumpkins, Learn Qur’an, JEDA SEJENAK, Kantan Sasirangan, Borneo Wood Work, Smart Private Indonesia dari Banjarmasin; Genjiwarestore, La Unti, Film Kecapi, Skydu, DEL MANGO, Dapur Tani dari Makassar.

Dalam mengikuti Bootcamp Deureuham 2019, para peserta tidak hanya sekadar menampilkan ide-ide dan usaha kreatifnya tapi juga mereka sudah mendapat pelatihan dari mentor-mentor yang kredibel. Materi pelatihannya sendiri di antaranya meliputi Social Impact & Innovation, Pitch Practice, Teknologi dan Bisnis, Business Model, Manajemen Keuangan, Marketing & Branding, MSDM dan Operasional, Enterpreneur & Leadership serta Sharing Success Story.

“Para finalis harus sungguh-sungguh mengikuti seluruh materi di bootcamp nasional Deureuham 2019 karena pemateri yang hadir adalah pemateri luar biasa yang memiliki keahlian khusus pada bidangnya masing-masing. Gali informasi sebanyak-banyaknya dari pemateri dan mentor, serta jadikan kegiatan bootcamp nasional Deureuham 2019 untuk saling mengenal, berkolaborasi, dan berjejaring dalam membangun bisnis teman-teman finalis kedepan,” ujar Kasubdit Akses Perbankan Syariah, Bapak Imam Wuryanto.

Sesi materi dimulai dari tanggal 28 Agustus sampai 30 Agustus 2019 yang akan diisi oleh 15 para narasumber professional diantaranya Founder YukBisnis, Jaya Setibudi; Founder Human Plus Institute, Armala; Pakar Marketing Milenial, Yuswohadi; Owner Warunk Upnormal, Rex Marindo; CEO iGrow, Andreas Senjaya; Perencana Keuangan, Ahmad Gozali; Owner Rockets Indonesia, Sabar Situmorang; CEO Java Honey, Riko Sasongko; CEO Pisang Mesir, Zacki Mutaqin; Perwakilan KNKS, Yosita Nur Wirdayanti; CEO Zanana Chips, Gazan Azka; Pakar Digital Marketing, Army Alghifari; CEO Artistij Salindia Lima, Andy Sukma Lubis; dan CEO Young Enterpreneur Academy, Kukuh Indra Prasena.

Melalui Deureuham, Bekraf mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi serta terciptanya ekosistem ekonomi kreatif berbasis Syariah di Indonesia tumbuh dan berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan halal lifestyle dunia. (val)