Bekraf dan BNI Syariah Menggelar Bootcamp Nasional Peserta Deureuham 2019 di Bandung

Bekraf, Bandung – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan, Direktorat Akses Perbankan bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah mengadakan kegiatan Bootcamp Nasional Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition pada Selasa (27/8/2019) sampai Sabtu (31/8/2019) di Bandung Digital Valley (BDV), Bandung.

Deureuham merupakan rangkaian program yang bertujuan untuk mendorong para pelaku ekonomi kreatif berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari Perbankan Syariah, meningkatkan kapasitas pelaku usaha kreatif syariah, serta meningkatkan daya saing dan kompetensi usaha kreatif syariah.

Bekraf dan BNI Syariah menggelar roadshow di enam kota untuk menyebarluaskan informasi Deureuham sekaligus menjaring ekrafpreneur daerah sejak Maret lalu. Enam kota yang disambangi yaitu Bandung, Padang, Aceh, Banjarmasin, Makassar, dan Yogyakarta.

“Melalui platform Deureuham ini, yang utama adalah mendapatkan berbagai pengetahuan dan keterampilan dari para mentor. Pengetahuan dan keterampilan itulah yang akan membuat para wirausaha-wirausaha yang baru merintis usaha untuk melejitkan dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo.

Tahun ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan Deureuham, tahun pertama Deureuham hanya memiliki 2 kategori yaitu umum dan teknologi. Untuk Deureuham Tahun 2019, dari 16 sub-sektor yang ada di Bekraf, terdapat empat kelompok kategori yang dikompetisikan, yakni jasa kreasi digital (film, animasi, dan fotografi); teknologi (aplikasi dan games, software dan hardware); kuliner; dan kriya dan desain produk.

Kriteria peserta Deureuham 2019 yaitu usaha kreatif dan inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar, khususnya middle class moslem; usaha kreatif berbasis syariah yang memiliki spiritual benefit, memiliki manfaat, halal, dan tanpa riba; usaha kreatif yang memiliki sosial impact, yaitu mempunyai dampak positif terhadap lingkungan sekitar; serta usaha kreatif yang scalable, berpotensi tumbuh berkembang menciptakan lapangan pekerjaan di masa datang.

Dalam mengikuti Deureuham 2019, para peserta tidak hanya sekadar menampilkan ide-ide dan usaha kreatifnya tapi juga mereka sudah mendapat pelatihan dari mentor-mentor yang kredibel. Materi pelatihannya sendiri di antaranya meliputi Social Impact & Innovation, Pitch Practice, Teknologi dan Bisnis, Business Model, Manajemen Keuangan, Marketing & Branding, MSDM dan Operasional, Enterpreneur & Leadership serta Sharing Success Story.

Melalui Deureuham, Bekraf mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah, menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis syariah, sekaligus mengembangkan ekrafpreneur berbasis syariah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *