Bandung Menjadi Kota Pertama Roadshow Deureuham 2019

Bandung, Bekraf – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan menggelar Roadshow pertama Acara Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham) 2019 : Islamic Creative Economy Competition, bertempat di Hotel Grand Mercure Setiabudhi, Bandung (30/4/2019).

Deureuham 2019 : Islamic Creative Economy Competition merupakan ajang kompetisi usaha kreatif bagi para ekrafpreneur dan usaha rintisan (startup) berbasis syariah guna mendapatkan dukungan pembiayaan dari Perbankan Syariah. Kompetisi ini terselenggara atas kerjasama Bekraf dengan BNI Syariah.

“Melalui Deureuham ini diharapkan akan mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah, menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis syariah, sekaligus mengembangkan entreprenuer berbasis syariah di Indonesia” ujar Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu dalam sambutannya.

Target dihadiri 200 pelaku ekonomi kreatif, Bandung dipilih menjadi tempat penyelenggaraan Roadshow Deureuham 2019 pertama dengan latar belakang menjamurnya pelaku usaha ekraf berbasis syariah di kota Bandung.

Selain akses pembiayaan, mereka yang mengikuti kompetisi Deureuham 2019 juga akan mendapatkan wawasan dalam mengembangkan usaha dengan menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang pengembangan usaha kreatif, sharing success story dan pembekalan bisnis.

Acara ini menghadirkan beberapa pakar Narasumber yaitu : Sharia Consumer Business General Manager BNI Syaria, Budi Aristanto; Co. Founder Muslimapp.id, Nurana Indah Paramita; serta Founder Yukbisnis, Jaya Setiabudi yang memberikan materi-materi menarik kepada para peserta. Selain itu hadir pula penulis sekaligus Vloger yang terkenal melalui kreativitasnya di Tanah air yaitu, Arief Muhammad (terkenal dengan sebutan Poconggg) dan meliput kegiatan Roadshow Deureuham 2019 di Bandung ini melalui vlognya.

Adapun kategori dari kompetisi Deureuham 2019 yaitu jasa kreasi digital yang meliputi subsektor film dan animasi serta subsektor fotografi; teknologi yang meliputi subsektor pengembangan aplikasi & game, kuliner yang meliputi makanan dan minuman; kriya dan desain produk yang meliputi subsektor desain produk, seni kriya kayu, logam, dan lain sebagainya.

Kriteria peserta Deureuham 2019 yaitu usaha kreatif dan inovatif yang memenuhi kebutuhan pasar, khususnya middle class moslem; usaha kreatif berbasis syariah yang memiliki spiritual benefit, memiliki manfaat, halal, dan tanpa riba; usaha kreatif yang memiliki sosial impact, yaitu mempunyai dampak positif terhadap lingkungan sekitar; serta usaha kreatif yang scalable, berpotensi tumbuh berkembang menciptakan lapangan pekerjaan di masa datang.

Bekraf dan BNI Syariah akan menentukan juara satu dan juara dua dari empat kategori. Pemenang Deureuham 2019 berhak mendapatkan hadiah modal usaha 30 juta untuk juara 1 per kategori dan 20 juta untuk juara 2 per kategori, total permodalan hingga Rp. 20 Miliar, serta memiliki kesempatan untuk mengikuti International Creative Economy Competiton di Dubai

Dari 200 peserta di Kota Bandung yang telah yang lolos penjurian dipilih empat ekrafpreneur dan startup untuk mengikuti bootcamp nasional pada 29 s.d 31 Agustus 2019 di Bandung Digital Valley. Penentuan pemenang pada penghargaan pemenang Deureuham akan digelar September mendatang. (ARD)